Gan, di cina ada kisah yang sangat mengharukan nih. Mungkin bisa dibilang cinta sejati. Zhuang Huagui (26 tahun) berencana menikah pada tanggal 4 Februari 2010, tapi tanggal 28 Januari 2010, calon istrinya Hu Zhao’e meninggal karena ditusuk oleh perampok rumahnya. Akhirnya pria ini memutuskan untuk tetap mengadakan upacara pernikahan, lalu dilanjutkan dengan upacar penguburan Hu Zhao’e, istrinya.

cid:4.3336190197@web46416.mail.sp1.yahoo.com

Zhuang memegang erat tangan mendiang istrinya

cid:5.3336190197@web46416.mail.sp1.yahoo.com

mobil-mobil yang berbaris menghadiri upacara pernikahan sekaligus pemakaman Hu Zhao'e

cid:6.3336190197@web46416.mail.sp1.yahoo.com

Zhuang membersihkan peti mati kristal tempat istrinya terbaring. Ia tak pernah menyangka calon istrinya harus pergi meninggalkannya secepat ini.

cid:7.3336190197@web46416.mail.sp1.yahoo.com

Zhuang memegang foto istrinya sambil menyambut orang-orang yang menghadiri upacara itu. Ia mengundang seluruh keluarga dari kedua pihak.

cid:8.3336190197@web46416.mail.sp1.yahoo.com

Pengantin baru terbujur kaku didalam peti mati, ia mengenakan gaun pengantin yang sudah dipersiapkan sejak lama.

cid:9.3336190197@web46416.mail.sp1.yahoo.com

Zhuang sedang mengganti baju pengantinnya dengan baju untuk pemakaman istrinya.

cid:10.3336190197@web46416.mail.sp1.yahoo.com

Setelah upacara pernikahan selesai, ia segera menyiapkan upacara pemakaman istrinya.

cid:11.3336190197@web46416.mail.sp1.yahoo.com
Foto pernikahan yang sangat mengharukan...

Pesan ane gan, coba bayangkan orang-orang yang kita sayang. Orang tua kita, pasangan kita, suami/istri kita, anak-anak kita, sahabat kita, mereka bisa "dipanggil" kapan saja tanpa kita duga. Jadi selagi masih ada kesempatan, nyatakanlah kasih sayangmu kepada mereka. Katakan betapa kau sangat mengasihi mereka, betapa mereka sangat berharga buat hidupmu. Lakukan yang terbaik untuk mereka selama mereka masih hidup. Karena kalau kita berdiri di pemakaman mereka, semuanya sudah terlambat. Tangisan penyesalan ga akan pernah bisa mengembalikan mereka.

date Minggu, 07 Maret 2010

0 komentar to “Pria yang mengadakan upacara pernikahan sekaligus pemakaman istrinya”