Dr Bradley J Willcox dalam bukunya, The Okinawa Diet Plan: Get Leaner, Live
Longer and Never Feel Hungry, mengatakan, diet Okinawa dapat mengatasi
kegemukan, membuat perasaan lebih nyaman, dan awet muda.
Okinawa merupakan nama sebuah pulau di Jepang. Nama pulau ini begitu
terkenal karena memiliki jumlah penduduk berusia lebih dari 100 tahun
terbanyak di dunia. Data menunjukkan, dari sekitar 1,27 juta jiwa, terdapat
427 warga Okinawa yang berusia lebih dari 100 tahun! Penduduk Okinawa juga
memiliki usia harapan sehat tertinggi di dunia.
Rahasia sehat, panjang umur, dan awet muda mereka terletak pada pola makan
dan gaya hidup sehari-hari yang sangat khas. Pola makan mereka hampir sama
dengan Anda, bedanya mereka sangat membatasi mengonsumsi lemak dan protein
hewani.
Prinsip makan yang mereka anut adalah mengonsumsi karbohidrat, lemak, dan
protein yang tepat. Ini prinsip diet mereka:
- Sayur dan buah
Buah dan sayur yang mengandung serat merupakan menu wajib setiap hari.
Fungsi serat membantu mencegah penimbunan lemak, membantu meningkatkan
fungsi usus-usus besar, dan membantu proses pembentukan otot.
- Merah lebih baik dari putih
Asupan karbohidrat mereka berasal dari beras merah bukan beras putih. Sebab,
beras putih sudah mengalami proses pembersihan yang berulang sehingga
kandungan vitaminnya berkurang.
- Serba kacang
Jenis kacang yang paling banyak mereka konsumsi adalah kacang kedelai, baik
dalam bentuk polong rebus maupun olahan, seperti miso, tahu, dan kembang
tahu. Sup miso dengan campuran bayam dan nasi menjadi menu pembuka mereka di
pagi hari.
- Ikan laut yang terbaik
Protein dan lemak hewani mereka peroleh dari ikan. Ikan laut memiliki
keunggulan mengandung asam lemak omega 3 yang lebih tinggi kadarnya
dibandingkan ikan air tawar.
- Banyak minum air putih
Penduduk Okinawa sangat sedikit mengonsumsi alkohol. Mereka terbiasa minum
air putih minimal enam gelas sehari. Cairan sangat penting untuk mendukung
kelancaran metabolisme dan reaksi kimia dalam tubuh.
- Teh hijau
Teh hijau minuman favorit mereka. Khasiat teh hijau erat kaitannya dengan
senyawa katekin dan flavonol, yaitu suatu komponen aktif yang diyakini
berperan penting mencegah kanker. Dari 10 gram bubuk teh hijau (setara
dengan 10 cangkir teh), akan diperoleh sekitar 1 gram katekin. Prof Itaro
Oguni dari Universitas Shizuoka Hamamatsu College menganjurkan minum 10
cangkir teh setiap hari secara teratur untuk mencegah kanker.
- Membatasi minyak
Diet Okinawa juga membatasi mengonsumsi minyak nabati dan hewani. Jenis asam
lemak yang dominan dikonsumsi adalah asam lemak tak jenuh tunggal yang dapat
diperoleh pada minyak canola dari biji-bijian. Hal ini dapat mencegah
timbunan kolesterol dan trigliserida berlebih penyebab timbulnya berbagai
penyakit.
- Sedikit garam dan penyedap
Pelaku diet Okinawa dianjurkan untuk tak berlebihan mengonsumsi garam.
Disarankan pemakaian garam rata-rata hanya tiga sendok teh sehari.
- Hindari makanan olahan
Hindari mengonsumsi camilan yang berlemak serta mengandung kadar garam dan
penyedap rasa tinggi. Sebagai gantinya, pilihlah camilan yang aman, seperti
buah, sereal, atau roti gandum. Sedapat mungkin tidak mengonsumsi makanan
olahan yang dibuat dengan penambahan bahan-bahan kimia.
- Berhenti sebelum kenyang
Makan hingga perut terasa penuh, bahkan sampai menyebabkan tak dapat
bergerak karena kekenyangan sangat tidak disarankan diet Okinawa . Makan dan
minumlah hingga 80 persen kenyang. Prinsip itulah yang menyebabkan mereka
memiliki tubuh langsing, sehat, bugar, dan awet muda.
- Sering dan sedikit
Mereka menerapkan pola makan yang sering, tapi dengan porsi terbatas. Pola
makan laki-laki 10-13 kali dan perempuan 7-10 kali setiap hari dengan
takaran 150-200 cc untuk sekali makan.
- Aktivitas fisik
Diet Okinawa mengharuskan setiap pelakunya banyak melakukan aktivitas fisik,
di antaranya bersepeda dan jalan kaki.
- Jauh dari stres
Rendahnya tingkat stres menjadi faktor penting tingginya kualitas kesehatan
penduduk Okinawa . Kehidupan mereka sangat damai dan tenang. Piknik,
bercengkerama dengan teman-teman, dan melakukan kegiatan ringan yang
menyenangkan diyakini dapat menghindari seseorang dari stres. Tertarik
mencoba?
Rabu, 03 Desember 2008
.jpg)